Daydream VR in Google’s Android N

android N 1

Beberapa bulan setelah spekulasi dimana mana, Google memang telah mendalami teknologi sekarang ini yaitu Virtual Reality. Google pada akhirnya telah mengumumkan Daydream, sebuah platform VR yang akan mereka bangun di dalam Android N nantinya. Ini juga akan menjadi salah satu dari fitur fitur terbaru yang akan Google tampilkan dalam Android N.

Daydream yang akan meliputi hardware dan software dari Android N ini disebut sebut menjadi suksesor dari Cardboard, yang telah lebih dulu berkecimpung di Dunia Headset VR yang Google rilis sekitar 2 Tahun yang lalu.

controller_2.0
motion control

Daydream VR ini hanya akan mendukung pada smartphone terbaru dengan kemungkinan hanya bisa digunakan pada Android N yang memiliki layar dan sensor khusus. Berbeda dengan Cardboard yang support dengan banyak smartphone. Tidak ada sesuatu yang khusus, namun kita akan ditawarkan dengan tampilan yang lebih halus, dan lower-latency experience ( selisih input dan ouput audio, CMIIW ^^) yang lebih baik. Ya walaupun Daydream hanya akan support di Smartphone Android Terbaru saja, bisa dibilang Android N ke atas.

FINALDaydreamRefernceDesign.0
Design terakhir dari Daydream

Google sedang membuat sebuah fitur yang disebut Android VR mode bagi smartphone yang memiliki spec khusus untuk menggunakan Daydream VR ini. Di dalam mode tersebut kita juga akan mendapatkan fitur fitur lain yang di tambahkan oleh Google, seperti VR Youtube, Street View, Google Play Store, Play Movies, dan Google Photos. Di dalamnya juga Google telah bekerjasama dengan perusahaan luar, seperti perusahaan streaming Netflix, dan perusahaan game sekelas Ubisoft dan Electronic Arts. WOW.

Nah Google sekarang ini sudah mengumumkan 8 partner hardware yang akan menambahkan Daydream VR didalamnya, yaitu Samsung, HTC, LG, Xiaomi, Huawei, ZTE, Asus, and Alcatel.

 

thanks to : theverge.com

Advertisements

Kenapa 1 Menit itu 60 Detik ?

jam

Kenapa 1 menit itu 60 detik, dan 1 jam itu 60 menit. Kenapa gk 100 aja? atau 200 aja yakan? Menurut permbagian angka 60 itu lebih mudah untuk di bagi ketimbang angka 100. 60 bagi 2 bisa, 60 bagi 3 bisa, 60 bagi 4 bisa, 60 bagi 6 sudah tentu bisa. Jadi salah satu alasan kita mengapa kita menggunakan angka 60. Jadi kita akan lebih mudah membagi waktu dengan berbagai variasi menjadi 1/2 jam, 1/3 jam, 1/4 jam, dan 1/6 jam. Kalau ada yang nanya, kita akan jadi lebih mudah.

1 menit = 60 detik, 1 jam = 60 menit. Lalu kenapa 1 hari = 24 jam. Menarik sedikit informasi dari masyarakatan Babilonia yang menggunakan basis data 12 dan kelipatannya. Jumlah tersebut sama dengan basis data 10 yang sekarang kita pakai. Karena basis data tersebut memudahkan mereka dalam segala hal terutam dalam melihat perputaran matahari pada zaman dahulu. Jadi mereka menggunakan 24 jam dalam sehari dengan 12 jam awal dari malam hingga titik atas matahari dan 12 jam lagi dari titik atas matahari hingga kembali ke malam hari.

Jadi begitu lah masyarakat Babilonia dahulu dalam menghitung waktu mereka sehari-hari, yang sekarang masih berdampak pada kita hingga sekarang. Mulai dari detik, menit, jam hingga satu harian penuh.

Semua sudah di atur sedemikian rupa olehNya sehingga kita dapat dengan mudah menjalani kehidupan sehari-hari. Menakjubkan bukan?

Fenomena Spontaneous Human Combustion

Spontaneous Human Combustion atau yang sering disingkat dengan SHC adalah salah satu fenomena yang belum terpecahkan secara pasti oleh para ahli hingga saat ini. SHC merujuk pada suatu kejadian dimana bagian tubuh seseorang tiba-tiba “menyala” atau terbakar tanpa adanya unsur unsur yang bisa menyebabkan percikan api pada tubuhnya.

Fenomena ini mulai ramai diperbincangkan semenjak kejadian ini menimpa seorang kakek berumur 92 tahun pada tahun 1966 bernama Dr. J. Irving Bentley, dimana dia ditemukan tidak bernyawa di rumahnya, di Pensylvania. Bukan hanya tidak bernyawa, sang penemu, yaitu seorang pengecek listrik, hanya menemukan potongan kakinya tergeletak di lantai. Dilihat dari tempat kejadian, para penyelidik memastikan bahwa sisa dari tubuhnya hangus menjadi abu. Satu hal yang bisa dijadikan bukti bahwa ia tewas terbakar hanyalah sebuah lubang di kamar mandinya yang menjadi bekas api. Tapi anehnya, tidak ada perabotan lain yang terbakar kecuali lantai, semua bagian rumahnya masih dalam keadaan utuh.

Kejadian ini bukan hanya dialami oleh Dr. Bentley, banyak kasus yang dilaporkan hampir sama dengan kejadian Dr. Bentley, dimana seseorang terbakar habis dan hanya meninggalkan potongan tubuh, sehelai pakaian, bahkan sampai tidak tersisa sama sekali.

Bagaimana bisa seseorang terbakar sempurna dan hanya meninggalkan sisa sepotong tubuh yang tidak tersentuh api sedikitpun? Bagaimana bisa seseorang terbakar begitu saja tanpa ada sumber percikan api dari luar tubuhnya? Bagaimana bisa seseorang terbakar dirumahnya, tetapi tidak ada tanda bahwa telah terjadi kebakaran di rumahnya? Belum ada penjelasan pasti tentang hal ini, para ahli masih menduga bahwa hal ini hanya mitos atau tindak kriminal yang dibuat buat.

Hii lumayan ngeri ya, tapi artikel ini dibuat bukan untuk nakutin kalian kok haha. Menurut kalian gimana? Apa kalian punya teori sendiri tentang SHC ini?